Powered By Blogger

Rabu, 17 September 2014

LINGKUNGAN HARUS BERSIH



       

Lingkungan yang bersih harus di mulai dari diri kita sendiri, memulai hal tersebut bisa dengan tidak membuang sampah di Sungai,parit atau selokan dan depan rumah karena selain tidak indah di pandang mata juga sebagai sarang penyakit, kita bahkan tidak tau bahwa sumber penyakit tersebut dekat dengan lingkungan kita berada. Perilaku seperti ini akan terkendalikan dan akan berangsur berubah apabila kita telah memiliki kesadaran yang keluar dari hati untuk menjaga dan memulai melakukan hal tersebut.
               Hal ini sangat penting karena tidaklah mungkin orang lain yang akan membersihkan sampah di depan rumah kita dan lingkungan kita. Kesadaran tersebut mungkin sulit kita dapat karena berbagai faktor di antaranya kesibukan kita dalam pekerjaan sehingga hal kecil seperti ini sering di upayakan, ada berbagai macam cara supaya lingkungan kita tetap bersih seperti membuang sampah hendaknya di tempat yang telah di sediakan oleh Pemerintah Kota setempat, dan atau dengan membuat sendiri tempat sampah di depan rumah, kenapa hal ini di perlukan karena sebagai tempat penampung sampah sementara sebelum sampah di buang di tempat pembuangan akhir.
             Sebaiknya kita memisahkan sampah rumah tangga kita mana yang organik dan mana yang tidak,seperti sampah plastik sebaiknya di pisahkan dari sampah kertas sebab sampah kertas dan sampah sayuran bisa kita olah sebagai pupuk untuk tanaman di depan rumah.
             Rumah yang bersih juga harus memperhatikan tata letak ruang hijau selain bermanfaat untuk keindahan, di lahan yang sempit sesuai dengan kita tanam dapat bermanfaat untuk bahan obat-obatan dan sayur-sayuran, lingkungan hijau perlu yang berguna untuk mengeluarkan oksigen yang bagi manusia sangat bermanfaat. Mengapa masyarakat yang beraada di desa lebih sehat dari pada masyarakat di perkotaan ?, itu disebabkan mereka selalu menghirup udara segar setiap pagi hari. Mari memulai untuk memperhatikan lingkungan sekitar kita(roma hijau conservation).

Minggu, 14 September 2014

Perubahan iklim ancaman besar bagi habitat



    
  Perubahan iklim merupakan ancaman yang sangat serius terhadap seluruh keanekaragaman hayati di bumi. Berbagai studi pemantauan dampak perubahan iklim terhadap kelangsungan hidup bergagai spesies(termaasuk burung,harimau dan binatng lain) telah mengungkapkan pola serta prakiraan kepunahanan
            Dengan skenario perubahan iklim berkala menengah(yaitu peningkatan suhu secara global antara 1,8-2,0 derajat celsius) perubahan iklim di yakini akan meningkatkan laju kepunahan berbagai spesies tumbuhan dan satwa. Laju kepunahan akibat perubahan iklim bahkan akan lebih besar dibandingkan dengan dampak kehilangan habitat. Dampak nyata perubahan iklim terhadap spesies akan berlangsung secara langsung(migrasi, reproduksi, serta meningkatnya wabah hama dan penyakit).Perubahan iklim merupakan ancaman utama baru pada abat ini, namun seandainya  emisi gas rumah kaca tidak di kendalikan hingga tahun 2050 atau lebih akan terjadi bencana terhadap keanekaragaman hayati dengan dampak berjangka panjang.(roma hijau conservation)

Kamis, 11 September 2014

FAKTA BICARA TENTANG TNKS











































































































           SALAH SATU PENYEBAB PERAMBAHAN TAMAN NASIONAL, Dahulu nenek moyang kita telah mengenal kompos atau pupuk organik, Mereka menerima panen yang melimpah setelah hutan primer di buka. Tempat yang di buka itu bagian atasnya mengandung tanah yang sangat subur, yang terjadi dari daun-daun, rumput-rumput hancur yang tercampur kotoran burung dan binatang-binatang sehingga terkumpul berabat-abat. Namun ketika mereka berdiam di tempat tersebut dan mengolahnya dari tahun ke tahun, mereka lihat kesuburan tanah tersebut semakin berkurang. Maka mereka mulai meniru hutan alam, memulihkan tanah tersebut dengan daun-daun, rumput, semak-semak dan kotoran yang dapat di kumpulkan. Dengan demikian tanah di jaga agar tetap subur. Diera serba maju ini petani harus lah tanggap terhadap penomena yang terjadi terhadappermasalah yang di temui oleh petani, gagal panen, hama penyakit dan banyak lagi permasalah lainya sehingga membuat sebagian petani merugi dan putus asa, kita ketahui bahwa pupuk yang kita pakai yang mengandung zat kimia berulang-ulang dapat menyebabkan matinya tanah artinya,humus pada tanah akan habis di sebabkan oleh zat tersebut. Banyak petani yang berpindah ladang dengan membuka Taman Nasional karena paktor-paktor yang tertera di atas, seharusnya petani bijak dalam setiap langkah tersebut,adapun cara agar tanah tetap subur ialah dengan memakai pupuk organik.(roma hijau)

Selasa, 09 September 2014

HIJAU CONSERVATION

          Lembaga Hijau Conservation adalah Lembaga Pemberdayaan Masyarakat,pelestarian Sumber daya alam,lingkungan dan Konservasi, Lembaga Hijau conservation adalah induk dari Pecinta Alam Hijau Club(Kerinci Hijau Club), yang berkantor dan beralamat di Jalan Mohd Husni Thamrin No2 c Koto Pinang, Sumur Anyir, Sungai Penuh Kerinci dengan CP 085266488212,memandang perlu akan keseimbangan dan tuntutan alam dan lingkungan maka Hijau Conservation dengan Di bantu KPA HIJAU CLUB,terus eksis dalam upaya pelestarian alam dan lingkungan sekitar. Harapan kedepan generasi muda yang tergabung di lembaga ini dapat menjalankan amanah peduli akan isi bumi ini untuk kita lestarikan dan kita jaga,,SALAM KAMI HIJAU CONSERVATION

Senin, 08 September 2014

POHON YANG HIJAU MEMBAWA HIKMAH



POHON YANG HIJAU MEMBAWA HIKMAH
                                                                                                                     (Hijau conservation)
                                                                                                                     Rhoma Indra Akmaldin





 Photo Desa Pungut Mudik yang airnya tergantung kepada hutan

             Pohon-pohon yang hijau dapat kita lihat dan kita temui di sekitar lingkungan kita,di pinggir jalan,di halaman rumah,kebun dan Hutan di sektarnya, pohon-pohon yang hijau telah di kenal dengan Asy-Syajar Al-Akhar, menurut sementara mereka adalah “Zat Hijau Daun” atau yang di kenal dengan istilah biologi dalam bahasa latin CHLOROPHYLE. Allah menjadikan dari pohon yang hijau adalah merupakan sesuatu energi, begitu pemahaman mereka, berdasarkan Firman Allah dalam Al-Qur”an surat Yasiin ayat 80 yang artinya,” Allah menjadikan untuk kamu api dari kayu yang hijau, maka kamu (dapat)menyalakan api darinya(kayu yang hijau itu”
            Pertanyaan kita, bagaimana tumbuh-tumbuhan dapat mengandung tenaga yang muncul sebagai api atau tenaga kalori ketika bahan itu terbakar ?, jawabanya tidak lain ialah apa yang diisyratkan oleh ayat  di atas tadi.
             Kita mengetahui bahwa dalam plasma sel tumbuh-tumbuhan terdapat zat yang dinamakan CHROMATOPHONE (pembawa zat pewarna} yang bentuknya warnanya adalah kuning,merah,jingga dan hijau, dan yang terpenting adalah yang zat hijau di kenal dengan nama “CHLOROPHYLE” zat tersebut berasal dari pada daun,tetapi juga pada ranting-ranting kayu yang muda, tegasnya pada semua bagian yang hijau. Adapun aktifitas utamanya adalah mengeluarkan zat oganik dari zat organik yang sederhana dengan bantuan sinar mata hari,proses ini tidak asing lagi kita kenal dengan sebutan Photosyntesis.

Pentingnya Pemupukan Pada Tanaman dan Tanah



                                                 PENTINGNYA PEMUPUKAN PADA TANAMAN DAN TANAH
                                                     oleh Roma indra akmaldin Hijau Conservation



 Gambar kondisi tandus di pinggiran sungai tanggal 3 januari 2013(photo Roma Indra Akmaldin)



 gambar kondisi pinggir sungai yang tandus telah di hijaukan oleh lembaga hijau conservation
(photo Roma indra akmaldin)dalam jangka penanaman 1 tahun


       Pupuk dapat dikatakan sebagai bahan-bahan yang di berikan pada tanah agar dapat menambah unsur-unsur atau zat makanan yang diperlukan tanah baik secara langsung ataupun tidak tidak memperbaiki kesuburan tanah,di mana secara langsung atau tidak akan dapat juga menyumbangkan bahan makanan kepada tanaman yang tumbuh di tanah tersebut.
           Dalam memupuk,kita harus memperhatikan zat-zat apa yang perlu di tambahkan pada tanah agar dapat mencapai hasil tanaman yang maksimal. Juga beberapa banyak dan bagaimana perbandingan zat-zat yang harus diberikan itu dan perlu juga di perhatikan pengurus tak langsung penambahan zat-zat itu. Pengaruh apa yang di timbulkannya terhadap bagian-bagian dan sifat-sifat tanah serta tanam-tanaman.
            Selain itu, diingat pula bahwa pemupukan adalah tindakan yang mempengaruhi hubungan tanah dengan tumbuh-tumbuhan. Tanah dan tumbuh-tumbuhan adalah merupakan dwi tunggal yang bisa di pisahkan. Sebagai halnya dengan tumbuh-tumbuhan, maka tanah juga harus di pandang sebagai perantara yang hidup. Bukan sebagai suatu medium atau bahan perantara yang pasif. Karena pada hakekatnya yang langsung kita pupuk bukan tanamannya,melainkan tanahnya.
            Di atas telah di sebutkan bahwa pupuk memiliki banyak ragam jenis dan bentuk. Tapi yang terpenting ada 3
A . Pembagian menurut pupuk alam dan pupuk buatan,yakni berdasarkan atas terjadinya.
B . Pembagian menurut unsur-unsur makanan yang di kandungannya,yakni berdasarkan atas susunan kimiawinya.
C . Pembagian menurut pupuk organis dan pupuk anorganis. Ini juga berdasarkan atas susunan kimiawinya, tetapi khususnya berkenan dengan perubahan-perubahan di dalam tanah.

Sabtu, 06 September 2014

HARIMAU SUMATERA (HIJAU CONSERVATION)

     Photo Roma hijau conservation :kegiatan Pelatihan Dokter hewan dan para Medis dalam metigasi Konflik manusia dan Satwa liar di Bukit Tinggi tanggal 6-7 september 2014 yang di adakan oleh AKAR dan TFCA

  Sumatera adalah kepulauan yang kaya akan Flora dan Fauna seperti Harimau Sumatera alias Kucing besar, Di Sumatra Populasi si kucing besar ini sekitar 250-300 ekor.Harimau Sumatera termasuk satwa yang hampir punah di sebabkan beberapa paktor di antaranya banyaknya Pemburu atau Penjerat, banyaknya perambahan hutan yang dilakukan oleh masyarakat sekitar Hutan lindung dan Taman Nasional. Ancaman terbesar adalah pertumbuhan penduduk yang bergitu pesat terhadap lingkungan sehingga membuat sempitnya wilayah si kucing besar tersebut.

        Penduduk Indonesia tahun 1920 mencapai 49.3 juta jiwa, Tahun 1960 mencapai 93,3 juta jiwa, meningkatnya penduduk Indonesia  memuncak pada tahun 2012 mencapai 245,6 juta jiwa. meningkatnya jumlah penduduk Indonesia tersebut membuat perkara baru terhadap Hutan yang ada, Sebab masyarakat kekurangan tempat kerja sehingga perambahan terjadi di mana-mana. Hal tersebut membuat si kucing besar sangat terancam, harapan kedepan pemerintah dan pengelola Hutan Lindung dan Taman Nasional harus ekstra keras dalam penyelamatan si kucing besar ini.(roma hijau conservation)