Dengan skenario perubahan iklim
berkala menengah(yaitu peningkatan suhu secara global antara 1,8-2,0 derajat
celsius) perubahan iklim di yakini akan meningkatkan laju kepunahan berbagai
spesies tumbuhan dan satwa. Laju kepunahan akibat perubahan iklim bahkan akan
lebih besar dibandingkan dengan dampak kehilangan habitat. Dampak nyata
perubahan iklim terhadap spesies akan berlangsung secara langsung(migrasi,
reproduksi, serta meningkatnya wabah hama dan penyakit).Perubahan iklim
merupakan ancaman utama baru pada abat ini, namun seandainya emisi gas rumah kaca tidak di kendalikan
hingga tahun 2050 atau lebih akan terjadi bencana terhadap keanekaragaman
hayati dengan dampak berjangka panjang.(roma hijau conservation)
Minggu, 14 September 2014
Perubahan iklim ancaman besar bagi habitat
Kamis, 11 September 2014
FAKTA BICARA TENTANG TNKS
SALAH
SATU PENYEBAB PERAMBAHAN TAMAN NASIONAL, Dahulu nenek moyang kita telah mengenal kompos atau pupuk organik, Mereka menerima
panen yang melimpah setelah hutan primer di buka. Tempat yang di buka itu
bagian atasnya mengandung tanah yang sangat subur, yang terjadi dari daun-daun,
rumput-rumput hancur yang tercampur kotoran burung dan binatang-binatang
sehingga terkumpul berabat-abat. Namun ketika mereka berdiam di tempat tersebut
dan mengolahnya dari tahun ke tahun, mereka lihat kesuburan tanah tersebut
semakin berkurang. Maka mereka mulai meniru hutan alam, memulihkan tanah
tersebut dengan daun-daun, rumput, semak-semak dan kotoran yang dapat di
kumpulkan. Dengan demikian tanah di jaga agar tetap subur. Diera serba maju ini
petani harus lah tanggap terhadap penomena yang terjadi terhadappermasalah yang
di temui oleh petani, gagal panen, hama penyakit dan banyak lagi permasalah
lainya sehingga membuat sebagian petani merugi dan putus asa, kita ketahui
bahwa pupuk yang kita pakai yang mengandung zat kimia berulang-ulang dapat
menyebabkan matinya tanah artinya,humus pada tanah akan habis di sebabkan oleh
zat tersebut. Banyak petani yang berpindah ladang dengan membuka Taman Nasional
karena paktor-paktor yang tertera di atas, seharusnya petani bijak dalam setiap
langkah tersebut,adapun cara agar tanah tetap subur ialah dengan memakai pupuk
organik.(roma hijau)
Selasa, 09 September 2014
HIJAU CONSERVATION
Lembaga Hijau Conservation adalah Lembaga Pemberdayaan Masyarakat,pelestarian Sumber daya alam,lingkungan dan Konservasi, Lembaga Hijau conservation adalah induk dari Pecinta Alam Hijau Club(Kerinci Hijau Club), yang berkantor dan beralamat di Jalan Mohd Husni Thamrin No2 c Koto Pinang, Sumur Anyir, Sungai Penuh Kerinci dengan CP 085266488212,memandang perlu akan keseimbangan dan tuntutan alam dan lingkungan maka Hijau Conservation dengan Di bantu KPA HIJAU CLUB,terus eksis dalam upaya pelestarian alam dan lingkungan sekitar. Harapan kedepan generasi muda yang tergabung di lembaga ini dapat menjalankan amanah peduli akan isi bumi ini untuk kita lestarikan dan kita jaga,,SALAM KAMI HIJAU CONSERVATION
Senin, 08 September 2014
POHON YANG HIJAU MEMBAWA HIKMAH
POHON YANG HIJAU
MEMBAWA HIKMAH
(Hijau conservation)
Rhoma Indra Akmaldin
Photo Desa Pungut Mudik yang airnya tergantung kepada hutan
Pohon-pohon yang hijau dapat kita
lihat dan kita temui di sekitar lingkungan kita,di pinggir jalan,di halaman
rumah,kebun dan Hutan di sektarnya, pohon-pohon yang hijau telah di kenal
dengan Asy-Syajar Al-Akhar, menurut sementara mereka adalah “Zat Hijau Daun”
atau yang di kenal dengan istilah biologi dalam bahasa latin CHLOROPHYLE. Allah
menjadikan dari pohon yang hijau adalah merupakan sesuatu energi, begitu
pemahaman mereka, berdasarkan Firman Allah dalam Al-Qur”an surat Yasiin ayat 80
yang artinya,” Allah menjadikan untuk kamu api dari kayu yang hijau, maka kamu
(dapat)menyalakan api darinya(kayu yang hijau itu”
Pertanyaan kita, bagaimana
tumbuh-tumbuhan dapat mengandung tenaga yang muncul sebagai api atau tenaga
kalori ketika bahan itu terbakar ?, jawabanya tidak lain ialah apa yang
diisyratkan oleh ayat di atas tadi.
Kita mengetahui bahwa dalam plasma
sel tumbuh-tumbuhan terdapat zat yang dinamakan CHROMATOPHONE (pembawa zat
pewarna} yang bentuknya warnanya adalah kuning,merah,jingga dan hijau, dan yang
terpenting adalah yang zat hijau di kenal dengan nama “CHLOROPHYLE” zat tersebut
berasal dari pada daun,tetapi juga pada ranting-ranting kayu yang muda,
tegasnya pada semua bagian yang hijau. Adapun aktifitas utamanya adalah
mengeluarkan zat oganik dari zat organik yang sederhana dengan bantuan sinar
mata hari,proses ini tidak asing lagi kita kenal dengan sebutan Photosyntesis.
Pentingnya Pemupukan Pada Tanaman dan Tanah
PENTINGNYA PEMUPUKAN PADA TANAMAN DAN TANAH
oleh Roma indra akmaldin Hijau Conservation
Gambar kondisi tandus di pinggiran sungai tanggal 3 januari 2013(photo Roma Indra Akmaldin)
gambar kondisi pinggir sungai yang tandus telah di hijaukan oleh lembaga hijau conservation
(photo Roma indra akmaldin)dalam jangka penanaman 1 tahun
Pupuk dapat dikatakan
sebagai bahan-bahan yang di berikan pada tanah agar dapat menambah unsur-unsur
atau zat makanan yang diperlukan tanah baik secara langsung ataupun tidak tidak
memperbaiki kesuburan tanah,di mana secara langsung atau tidak akan dapat juga menyumbangkan
bahan makanan kepada tanaman yang tumbuh di tanah tersebut.
Dalam memupuk,kita
harus memperhatikan zat-zat apa yang perlu di tambahkan pada tanah agar dapat
mencapai hasil tanaman yang maksimal. Juga beberapa banyak dan bagaimana perbandingan
zat-zat yang harus diberikan itu dan perlu juga di perhatikan pengurus tak
langsung penambahan zat-zat itu. Pengaruh apa yang di timbulkannya terhadap
bagian-bagian dan sifat-sifat tanah serta tanam-tanaman.
Selain itu, diingat
pula bahwa pemupukan adalah tindakan yang mempengaruhi hubungan tanah dengan
tumbuh-tumbuhan. Tanah dan tumbuh-tumbuhan adalah merupakan dwi tunggal yang
bisa di pisahkan. Sebagai halnya dengan tumbuh-tumbuhan, maka tanah juga harus
di pandang sebagai perantara yang hidup. Bukan sebagai suatu medium atau bahan
perantara yang pasif. Karena pada hakekatnya yang langsung kita pupuk bukan
tanamannya,melainkan tanahnya.
Di atas telah di
sebutkan bahwa pupuk memiliki banyak ragam jenis dan bentuk. Tapi yang
terpenting ada 3
A . Pembagian menurut pupuk alam dan pupuk buatan,yakni berdasarkan
atas terjadinya.
B . Pembagian menurut unsur-unsur makanan yang di kandungannya,yakni
berdasarkan atas susunan kimiawinya.
C . Pembagian menurut pupuk organis dan pupuk anorganis. Ini juga
berdasarkan atas susunan kimiawinya, tetapi khususnya berkenan dengan
perubahan-perubahan di dalam tanah.
Sabtu, 06 September 2014
HARIMAU SUMATERA (HIJAU CONSERVATION)
Sumatera adalah kepulauan yang kaya akan Flora dan Fauna seperti Harimau Sumatera alias Kucing besar, Di Sumatra Populasi si kucing besar ini sekitar 250-300 ekor.Harimau Sumatera termasuk satwa yang hampir punah di sebabkan beberapa paktor di antaranya banyaknya Pemburu atau Penjerat, banyaknya perambahan hutan yang dilakukan oleh masyarakat sekitar Hutan lindung dan Taman Nasional. Ancaman terbesar adalah pertumbuhan penduduk yang bergitu pesat terhadap lingkungan sehingga membuat sempitnya wilayah si kucing besar tersebut.
Penduduk Indonesia tahun 1920 mencapai 49.3 juta jiwa, Tahun 1960 mencapai 93,3 juta jiwa, meningkatnya penduduk Indonesia memuncak pada tahun 2012 mencapai 245,6 juta jiwa. meningkatnya jumlah penduduk Indonesia tersebut membuat perkara baru terhadap Hutan yang ada, Sebab masyarakat kekurangan tempat kerja sehingga perambahan terjadi di mana-mana. Hal tersebut membuat si kucing besar sangat terancam, harapan kedepan pemerintah dan pengelola Hutan Lindung dan Taman Nasional harus ekstra keras dalam penyelamatan si kucing besar ini.(roma hijau conservation)
Rabu, 03 September 2014
Jangan Kotori Sungai Kami
Fenomena di Kota Sungai Penuh, ternyata masih banyak masyarakat yang belum menyadari akan Bahaya membuang sampah di sungai, itu terbukti dan terlihat jelas di sepanjang jalur aliran Sungai Air bungkal yang terletak di Tengah Kota Sungai Penuh.Kesadaran untuk tidak membuang sampah di sungai seharusnya menjadi perhatian Pemerintah setempat, pemerintah Kota Sungai Penuh pada khususnya. Ada banyak cara untuk mensosialisasikan tentang larangan membuang sampah di sungai seperti membuat papan larangan,brosur yang di bagikan termasuk terjun langsung ke masyarakat untuk menjelaskan akibat yang akan di timbulkan oleh tumpukan sampah tersebut. Hijau Conservation adalah salah satu lembaga yang peduli akan Lingkungan telah berupaya semaksimal mungkin untuk mewujudkan Sungai atau kali yng sehat dan bersih, Dan itupun belum maksimal, masih banyak sampah yang tercecer di dalam sungai. Dengan harapan Kedepan pemerintah setempat lebih serius untuk menanggulanggi masalah tersebut
Langganan:
Postingan (Atom)

